Blog

Tips Perawatan Baju Batik Pria Lengan Panjang

Sebagai orang Indonesia, tentunya memiliki pakaian batik menjadi hal yang wajib. Baik pria maupun wanita memiliki desain batik yang berbeda, semua menyesuaikan kebutuhan dan peruntukannya. Membicarakan desain batik untuk pria, maka tidak bisa lepas dengan batik pria lengan panjang yang sudah sangat umum ditemui di berbagai jenis acara formal di Indonesia.

Batik sendiri adalah warisan budaya nenek moyang yang harus dijaga dengan bangga, di mana batik saat ini juga sudah mendunia dan dikenal di kancah internasional. Kita sebagai warga Indonesia tentu patut bangga karena batik juga sudah masuk sebagai warisan budaya yang diakui oleh lembaga internasional UNESCO. Kebanggaan ini tentu perlu kita aplikasikan dalam hal menjaga dan merawat baju batik.

7 Tips Merawat Baju Batik Pria Lengan Panjang

Pada pembahasan kali ini akan membahas secara spesifik mengenai 7 tips merawat baju batik pria dengan model lengan panjang. Berikut ini adalah ulasannya, mari kita simak.

Jangan Gunakan Mesin Cuci

Mesin cuci sudah sangat umum digunakan untuk membantu proses mencuci pakaian dalam jumlah banyak agar membuatnya lebih efektif dan efisien. Akan tetapi bagaimana efek penggunaan mesin cuci untuk pakaian berbahan batik, terlebih jika terlalu sering?

Efek paling terlihat adalah adanya kerusakan signifikan pada serat kain batik Anda. Jika berkaca pada metode pembuatan batik yang menggunakan cara manual, maka ini bisa mengimplikasikan bahwa cara perawatan atau pencucian batik yang paling sesuai adalah juga dengan metode manual atau tangan.

Serat kain batik dikenal cukup tipis dan mudah rusak, penggunaan mesin cuci akan sangat mempengaruhi warnanya, sehingga patut jika kita menganggap bahwa pencucian dengan tangan bisa mengurangi resiko kerusakan secara signifikan.

Memisahkan Batik dari Bahan Lain

Bahan pakaian dengan warna yang mudah luntur tentu saja akan sangat mempengaruhi warna dari batik tersebut. Sebaliknya, ketika Anda akan mencuci batik yang masih baru, maka warna batik bisa sangat mempengaruhi warna bahan lain yang dicuci secara bersamaan.

Pada dasarnya memisahkan pencucian pakaian berwarna memang sangat diperlukan, tidak hanya untuk kain bahan batik saja. Terutama jika ada pakaian bahan berwarna putih, sangat disarankan untuk memisahkan kain putih sebelum Anda menemukan kain putih kesayangan Anda sudah terkontaminasi warna lain.

Melihat adanya kemungkinan itu, maka sudah sangat jelas bahwa kita perlu untuk memisahkan pencucian batik pria lengan panjang dari bahan lain supaya tidak saling mengontaminasi satu sama lain dan pada akhirnya bisa membuat Anda stres dan menyesal.

Lihat juga : Wajib Tahu! Inilah Tips Merawat Pakaian Berhargamu

Mencuci Batik dengan Shampoo

Ternyata shampoo tidak hanya digunakan untuk membersihkan rambut saja, akan tetapi juga bisa digunakan untuk mencuci kain batik Anda sebagai upaya untuk menjaga tetap dalam kondisi baik.

Kandungan shampoo adalah zat aditif yang berguna untuk melembutkan rambut Anda. Hal inilah yang membuatnya juga cocok untuk mencuci batik agar tetap lembut dan warnanya bisa tahan lebih lama. Ini juga disebabkan oleh sifat zat aditif yang ada dalam shampoo tidak sekeras zat yang ada pada detergen secara umum, sehingga makin jelas kecocokan shampoo digunakan untuk mencuci kain batik Anda.

Memilih Bahan Alami

Selain menggunakan shampoo, Anda juga bisa memilih menggunakan bahan alami untuk mencuci pakaian batik Anda agar tetap terjaga kondisi dan warnanya. Bahan apa sajakkah yang cocok Anda gunakan untuk mencuci kain batik? Bahan ini adalah lerak.

Biji lerak adalah bahan alami yang sudah banyak digunakan untuk mencuci pakaian sejak zaman dulu. Kandungan dalam biji lerak adalah zat saponin yang merupakan zat alkaloid beracun sehingga kamu perlu juga untuk berhati-hati.

Saponin ini bisa menghasilkan busa yang bisa Anda gunakan untuk proses pencucian dan bisa untuk membersihkan pakaian. Saat ini Anda juga bisa menemukan bahan pembersih yang memanfaatkan zat yang terkandung dalam lerak yang kemasannya lebih mudah untuk digunakan.

Jangan Gunakan Pelembut

Anda mungkin sedikit bertanya-tanya, kenapa tidak boleh pakai pelembut untuk mencuci batik? Padahal pelembut atau softener sudah banyak digunakan masyarakat untuk melembutkan pakaian saat proses mencuci.

Penggunaan pelembut juga akan membuat cucian jadi lebih wangi dan wangi tersebut bisa bertahan lama meski pakaian disimpan dalam lemari dalam kurun waktu yang cukup lama. Akan tetapi, kenyataannya penggunaan softener ini memiliki efek negatif terhadap kain batik. Ini karena pelembut bisa membuat serat kain batik jadi mudah rusak dan resiko mudah robek.

Kita sendiri juga mungkin sering menemukan pakaian dengan bahan tertentu akan mudah rusak dan robek akibat dari penggunaan pelembut yang mungkin berlebihan. Inilah mengapa Anda disarankan tidak menggunakan pelembut jika ingin menjaga kondisi batik pria lengan panjang Anda tetap baik dan layak pakai.

Lihat juga : Pilihan Model Batik Pria Lengan Panjang Timeless

Rendam Kain Batik dengan Air hangat

Secara umum kita akan menggunakan air dingin saat mencuci pakaian, apalagi ketika mencuci menggunakan mesin cuci karena air yang masuk ke mesin berasal dari saluran air langsung. Kondisi ini tentu tidak memungkinkan untuk menggunakan air hangat dalam proses pencucian pakaian dengan mesin cuci.

Ada apa dengan air hangat untuk mencuci? Apakah ada manfaat penting yang bisa menjaga kondisi kain pakaian? Kenyataannya menggunakan air hangat untuk merendam pakaian batik Anda sudah terbukti efektif dan ampuh dalam menjaga kondisi kain batik kamu agar lebih awet.

Air rendaman yang hangat akan memudahkan pelepasan kotoran yang menempel pada permukaan batik. Dengan kata lain, perendaman menggunakan air hangat ini akan mempermudah proses pengucekan manual pada kain batik. Hasilnya kain akan jauh lebih mudah dibersihkan tanpa harus beresiko merusak serat kain lebih parah.

Anda perlu memperhatikan tingkat kepanasan air, pastikan bahwa kondisi temperatur air sudah cukup dingin untuk memulai proses pengucekan. Tidak hanya merusak kain, kondisi air yang terlalu panas saat mengucek juga akan melukai Anda.

Melakukan Perawatan Berkala

Poin yang paling penting dari semua tips yang disampaikan di atas adalah Anda bisa melakukannya secara berkala agar kondisi kaon batik benar-benar terjaga dan bisa bertahan dalam waktu yang sangat lama, bahkan bisa Anda wariskan sampai ke anak cucu Anda.

Batik adalah warisan budaya dari nenek moyang sangat penting untuk dilestarikan, sehingga akan semakin berkesan ketika batik bisa diwariskan ke generasi selanjutnya selain membeli kain batik yang baru di toko pakaian.

Menjaga kondisi batik untuk bisa diwariskan akan memberikan kesan yang lebih mendalam dan membuat anak cucu Anda juga merasakan pentingnya menjaga warisan budaya ini sampai kapan pun.

Itulah beberapa tips untuk menjaga dan merawat batik pria lengan panjang agar bisa bertahan lama dan tetap layak untuk digunakan sampai kapan pun. Banggalah menggunakan batik dan lestarikan batik agar tetap mendunia sampai kapan pun.

Continue Reading